PA Semarang Nonton Bareng Publikasi Peresmian Operasional Pengadilan Baru

Berdasarkan Surat Edaran Mahkamah Agung RI Nomor 9 tahun 2018 tanggal 18 Oktober 2018 tentang Publikasi Peresmian Operasional Pengadilan Baru. Ketua Mahkamah Agung Prof. Dr. M. Hatta Ali, S.H., M.H. meresmikan pengoperasionalan 85 pengadilan baru di Melonguane Kabupaten Kepulauan Talaud pada Senin 22 Oktober 2018 bertempat di Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud Provinsi Sulawesi Utara. Dalam edaran tersebut, dimintakan kepada seluruh Pengadilan pada empat lingkungan peradilan untuk berpartipasi dalam peresmian operasional Pengadilan baru untuk menyaksikan bersama siaran langsung di kantor masing-masing pada channel Mahkamah Agung live, https://www.youtube.com/channel/UCOtpmZ2yK7_4n07nbRHDJVQ

Menindaklanjuti Surat edaran tersebut Ketua Pengadilan Agama Semarang bersama dengan aparatur Peradilan Agama Semarang telah menyaksikan siaran langsung peresmian operasional perngadilan baru tersebut yang dilaksanakan di ruang rapat Pengadilan Agama Semarang  pada hari Senin 22 Oktober 2018.

Berdasarkan press release dari Humas Mahkamah Agung, dibentuknya pengadilan baru di daerah-daerah yang awalnya secara geografis berada sangat jauh dari kantor pengadilan karena berada di wilayah ibukota kabupaten yang dimekarkan sehingga menyulitkan masyarakat pencari keadilan, saat ini sudah tidak lagi menjadi kendala utama. Selain itu, masyarakat tidak lagi mengeluarkan biaya yang besar untuk menuju ke pengadilan karena waktu tempuh menjadi relatif singkat.

Pemilihan Kabupaten Kepulauan Talaud sebagai lokasi peresmian pengadilan baru merupakan bentuk perhatian dan apresiasi pimpinan Mahkamah Agung terhadap pengadilan-pengadilan yang berada di wilayah pelosok dan pulau terluar di Indonesia.

Sesuai arahan Ketua Mahkamah Agung,meskipun sarana dan prasarana pendukung operasional pengadilan baru masih serba terbatas, hal tersebut tidak menjadi alasan bagi aparatur pengadilan untuk tidak memberikan layanan dan semua bertekad untuk tetap memberikan pelayanan yang terbaik bagi para pencari keadilan di seluruh pelosok Indonesia demi mewujudkan Justice for All, sembari dalam waktu yang bersamaan Mahkamah Agung terus berupaya mengajukan permohonan anggaran untuk membangun kantor dan melengkapi infrastruktur pengadilan secara bertahap ke depannya.

Sementara itu, mengatasi kekurangan SDM, Mahkamah Agung telah menempatkan beberapa orang hakim termasuk Ketua di setiap pengadilan Agama/MS yang baru,sementaramengisi kebutuhan para Pegawai, Mahkamah Agung telah menempatkan beberapa orang pegawai yang dipindahkan dari beberapa Pengadilan Agama/MS di sekitar wilayah pengadilan baru tersebut, sehingga operasional pengadilan tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Dengan segala keterbatasan tersebut Ketua Mahkamah Agung berharap seluruh Pengadilan Agama yang baru harus tetap memberikan layanan yang terbaik kepada masyarakat pencari keadilan.

 

_CAKIM MAGANG _