Mengenang Pertempuran Lima Hari di Semarang, PA Semarang Rawat Nilai Heroisme Lewat Penegakan Keadilan
Semangat patriotisme dan heroisme masa lalu kembali menggema di jantung ibu kota Jawa Tengah. Puncak peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang tahun 2026 sukses diselenggarakan secara khidmat pada Rabu malam (14/10/2026), memusat di kawasan bersejarah Monumen Tugu Muda.
Mengambil waktu tepat pada pukul 18.00 WIB, upacara peringatan kenegaraan ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, selaku inspektur upacara. Kehadiran Ketua Pengadilan Agama (PA) Semarang, Dr. H. Ahmad Zaenal Fanani, S.H.I., M.Si., M.H., melengkapi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang berbaur dengan keluarga para pahlawan bangsa—termasuk perwakilan ahli waris dr. Kariadi, KRMT Wongsonegoro, dan Bambang Suprapto—serta segenap elemen pelajar dan masyarakat luas.
Rangkaian Utama Peringatan:
- Drama Teatrikal Kolosal: Dibawakan secara apik oleh Teater Pitoelas dan berbagai unsur masyarakat. Pertunjukan ini merekonstruksi detik-detik menegangkan perjuangan pemuda Semarang melawan tentara Jepang, diwarnai pembacaan cukilan sejarah, serta kilas balik aksi heroik dr. Kariadi dan Gubernur Wongsonegoro.
- Pameran Kesejarahan: Menambah kedalaman literasi sejarah, turut digelar pameran arsip bertajuk "Dari Semarang Kita Mulai" yang berlangsung pada 14–20 Oktober 2026, mengambil tempat di bangunan ikonik Lawang Sewu dan Rumah PoHan.
Bagi institusi peradilan, kehadiran pimpinan PA Semarang dalam momen reflektif ini bukan sekadar pemenuhan undangan seremonial, melainkan wujud penghormatan fundamental terhadap pengorbanan para pendahulu yang memperjuangkan kemerdekaan.
Api perjuangan dr. Kariadi dan ribuan pemuda Semarang di masa lampau, kini ditransformasikan ke dalam bentuk dedikasi modern. Bagi jajaran aparatur PA Semarang, heroisme masa kini diterjemahkan melalui komitmen memberikan pelayanan hukum yang transparan, berkeadilan, dan tanpa pamrih. Semangat pantang menyerah ini akan senantiasa menjadi suluh yang menerangi langkah penegakan hukum, seiring dengan tekad bersama mewujudkan Semarang yang rukun, adil, dan sejahtera.
Layanan Bantuan Mas Satset